Percobaan Biologi : Respirasi

on Selasa, 26 Juni 2012

I.                   Tujuan

-          Memahami respirasi pada makhluk hidup.

II.                Dasar Teori

Respirasi yaitu suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam zat sumber energi melalui proses kimia dengan menggunakan oksigen.  Dari respirasi akan dihasilkan energi kimia ATP untuk kegiatan kehidupan, seperti sintesis (anabolisme), gerak, pertumbuhan.  Respirasi ada dua macam, yakni respirasi aerob dan respirasi anaerob.

a. Respirasi aerob
Merupakan peristiwa pembakaran zat yang melibatkan oksigen dalam pernapasan.  Respirasi aerob terjadi dalam tiga tahap, yaitu glikolisis, siklus Krebs, dan transpor elektron.
b. Respirasi anaerob
Merupakan respirasi yang tidak menggunakan oksigen sebagai penerima elektron akhir pada pembentukan ATP.  Respirasi anaerob juga menggunakan glukosa sebagai substrat.

III.             Hipotesis

Respirasi pada makhluk hidup termasuk reaksi pembongkaran yang menghasilkan air, karbon dioksida, dan energi.  Namun untuk memulai proses tersebut, diperlukan C6H12O6.  Maka dapat diambil hipotesa bahwa makin besar dan berat organisme, makin banyak oksigen yang dibutuhkan.

IV.             Alat dan Bahan

# Alat:
-          Sebuah respirometer.
-          Neraca.
-          Spatula.
-          1 buah pipet.

# Bahan :
-          Kapas.
-          Kecambah.
-          Plastisin.
-          Eosin.
-          NaOH.

V.                Cara Kerja

  1. Timbang kecambah, untuk percobaan pertama sebanyak 2 gr.
  2. Ambil NaOH dengan menggunakan spatula, masukkan ke dalam kapas.
  3. Masukkan 2 gr kecambah dan kapas ke dalam tabung yang terhubung dengan respirometer.
  4. Masukkan sedikit eosin ke dalam respirometer, hingga menunjukkan skala nol.
  5. Hitung penambahan skala dalam 5 menit, dan hitung waktu saat eosin ada pada skala 1.
  6. Ulangi langkah [1] hingga [6], untuk kecambah seberat 4 gr.

VI.             Hasil Pengamatan

No
Berat Organisme
 5 menit
Skala 1 pada menit ke
Keterangan
1.
Kecambah 2 gr
0,69
8’ 42’’
-
2.
Kecambah 4 rg
0,72
8’14’’
Lebih banyak membutuhkan oksigen, waktu lebih cepat.

VII.          Kesimpulan

Pada percobaan yang dilakukan, di dalam kapas terdapat NaOH untuk mengikat CO2 yang terbentuk di dalam tabung agar CO2 tidak bertumpuk dan organisme masih bisa melakukan proses respirasi.  Ini ditunjukkan seperti reaksi :
NaOH + CO2 à NaHCO3
Mdan dari hasil percobaan dapat diambil kesimpulan bahwa makin kompleks struktur tubuh suatu organisme, semakin banyak jumlah oksigen yang dibutuhkan sebab sel dan jaringan membutuhkan oksigen.  

0 comments:

Poskan Komentar